Cara Menjodohkan Burung Murai Batu

Published 17 April 2016 by loewongankerja

Murai Batu di Indonesia memiliki banyak wilayah asal usulnya, yang selanjutnya jadi sumber pengelompokan spesifik salah satunya yaitu, Murai Batu yang datang dari Jawa, dikatakan sebagai Murai Batu Jawa, selanjutnya Murai Batu juga ada yang datang dari Sumatera (copsychus malabaricus tricolor), Kalimantan (copsychus malabaricus suavis) dan bahkan juga ada pula yang datang dari mancanegara seperti Thailand serta Malaysia (copsychus malabaricus interpositus) dan India (copsychus malabaricus indicus), dan sebagainya.

Cara Menjodohkan Burung Murai Batu
Proses Menjodohkan Burung Murai Batu

Murai Batu ialah burung yg cukup digemari banyak orang, sering dilombakan ataupun untuk dipelihara serta diternak. Burung tipe ini mempunyai nilai yang cukup tinggi dan harga yang bisa di katakan cukup mahal. Dipasaran sedikitnya Murai Batu dihargai 500rb sampai 1 juta rupiah.

Akan tetapi yg sedikit perlu perhatian lebih yaitu kandang. Kandang Murai Batu atau tempat menangkar Murai Batu semestinya harus memiliki ukuran cukup luas atau besar hingga meringankannya melaksanakan bermacam kesibukan termasuk masalah reproduksi.

Tehnik menjodohkan dan mengawinkan induk murai batu gampang-gampang susah, gampangnya bila kita sudah mengetahui tehnik langkahnya, susahnya bila kita tdk mempunyai pengetahuan apa pun mengenai menjodohkan dan mengawinkan murai batu tersebuat.

Cara Penangkaran Burung Murai Batu

Banyak juga beberapa pembudidaya murai batu yang langsung memasukan ke-2 indukan ke dalam satu kandang, tetapi ada pula yang memisahkan dengan kandang lain tetapi di letakan berdekatan. seharusnya, bila ke dua burung itu masih tergolong saat mabung, baiknya ke dua induk di pisahkan dahulu dri sangkarnya, akan tetapi di letakkan berdekatan supaya sama-sama mengetahui serta tdk melakukan hal yang miliki sifat agresif. karena murai batu saat mabung mempunyai tingkat peka yang condong melukai pasanganya serta perkelahian ke dua insan burung itu.

Setelah itu, diamkan saja ke dua insan burung tersebut sama sama berlawanan ocehan serta sama-sama memandang hal tersebut untuk mendekatkan ke dua insan burung lebih sama-sama mengetahui. Hal semacam ini mesti anda lakukan selama 3-4 hari, agar burung itu mengetahui benar calon pasanganya dan menjadikan satu irama ocehan keduanya. setelah kita rasa ada kesatuan irama, serta burung tampak ada pergantian untuk melaksanakan perkawinan, anda dapat keluarkan induk jantan dan di satukan dengan induk betina di tempat perkawinan.

Sinyal / tanda yang dapat kita tengok dari ke dua mempelai siap untuk di kawinkan yaitu sang induk jantan biasanya seringkali dalam soal berkicau atau bersuara dan mencari sumber kicauan dari sang betina serta selalu bergerak ingin menghampirinya. nah untuk indukan betinanya di tandai dengan ke dua sayapnya sering di kebarkan sembari merunduk dan menghampiri serta mendekati induk pejantanya.

Pembuatan kandang dan perawatan

Dalam Hal menjodohkan murai batu ini, umumnya memakan waktu hingga 10 sampai 15 hari bahkan juga ada yang sebulan. tetapi bila ke dua induk telah melebihi sebulan lebih tak memberikan adanya perjodohan, kita dapat menganti sang induk betina dengan indukan lain.

Untuk kita lihat keduan insan burung itu telah mantap serta berjodoh dengan lihat kedekatanya ke dua insan burung itu, mereka sama-sama berdekatan, sama-sama memblas dengan ocehan, sama-sama lihat dan klabakan ingin hampiri satu sama lainya. bila ciri itu telah ada dari ke dua insan burung itu, kita dapat segera memasukan satu kandang yang di sebut kandang penangkaran atau kandang perkawinan.
Berapa prasyarat yang perlu dipenuhi dalam pembuatan sangkar Murai Batu salah satunya yaitu:

  • Pembuatan kandang yang besar dan memenuhi prasyarat seperti kandang yang memiliki ukuran, 155 X 95 x 255 cm.
  • Area tempat penangkaran mesti tenang serta bebas dari polusi dan bebas dari suara-suara bising seperti pusat keramaian. Hal itu ditujukan supaya burung tdk stres, tdk terganggu dan reproduksinya dapat lancar.
  • Kandang yang baik sedikitnya harus bersentuhan segera dengan tanah. Anda dapat juga bikin kandang yang memakai alas tanah dan digabungkan dengan kapur untuk mengatur tingkat keasamannya.
  • Suhu didalam kandang mesti stabil, hangat, serta
  • Aman (terlepas dari pemangsa) / kucing dan sejenisnya.
  • Aliran udara adalah satu diantara sisi yang sangatlah utama dan mesti dipunyai oleh kandang yang anda bikin. Anda dapat bikin kandang itu memakai triplek, kawat dan kayu. Tetapi ingat, cahaya matahari mesti dapat masuk kedalam kandang dan udara dapat juga bersirkulasi dengan baik.
  • Siapkan sarang yang baik untuk tempat bertelur burung.
  • Pada musim hujan serta saat malam hari yang dingin seperti pada musim kemarau anda dapat sediakan lampu hangat berbentuk bolam 10 watt.

Solusi dan masalah dalam penangkaran

Tahap perkawinan dan solusi jika sang betina atau pejantan tidak mau kawin bisa anda lakukan cara sebagai berikut :

  • Masukkan dahulu betina dalam sangkar ternak dengan kasih ia pakan serta minum selama beberapa waktu biar menyatu dengan kandang
  • Hal semacam ini dimaksudkan supaya murai batu betina dapat menghindar bila setiap saat di serang oleh jantanya
  • Untuk jantan cukup masukkan dalam sangkar yang terpisah namun juga masukkan dalam sangkar ternak sepanjang dua minggu supaya keduanya sama-sama percaya diri kate serta pada akhirnya sama-sama mengetahui.
  • Sesudah dua minggu jadi dapat digabungkan keduanya dalam satu sangkar ternak.

Jika sang mempelai sedang over birahi anda bisa lakukan cara seperti berikut:

  • Upayakan mana yang over birahimaka di smprot dengan air hingga benar basah
  • Tambahkan pakan ekstra fooding pada yang kurang over birahi.
  • Jangkrik rata-rata diberikan 10 ekor /hari jadi dapat naik 30 sehari
  • Apabila yang over birahi ya mesti dikurangai cukup yang semulanya 10 satu hari bisa diganti satu hari 5 ekor
  • Over birahi si betina mesti di perhatikan lebih dahulu di banding jantan.
  • Namun betina mesti di usia yang telah cukup matang untuk bertelur.

Tambahkan Ekstra Food itu harus teliti selama lebih kurang 1 minggu jadi dapat di lihat perubahanya kelak sesudah 1 minggu. Sekian yang dapat saya berikan karena pengalaman burung murai batu memang agak susah susah gampang untuk di tangkarkan, jika sudah bertelur betapa senangya hati saat melihat kedua induk memberikan mkan pada anaknya. semoga bermafaat.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: